Membangun Software Bisnis Anda: Apakah Outsourcing atau In-House Development Pilihan Terbaik?
Wawasan

Membangun Software Bisnis Anda: Apakah Outsourcing atau In-House Development Pilihan Terbaik?

Vodjo

Untuk membangun software, memang ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, bukan? Salah satunya adalah apakah lebih baik untuk memilih software outsourcing atau In-House development saja? Nah, untuk Anda yang masih bingung dan belum tahu pilihan mana yang tepat, sebaiknya ketahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pilihan untuk membantu Anda mengambil keputusan yang lebih baik.

Kelebihan In-House Development

Pertama kita akan membahas tentang apa saja kelebihan bila memilih In-House Development, berikut ini ulasannya:

1. Kontrol Penuh

Dengan pengembangan in-house, Anda memiliki kendali penuh atas semua aspek proyek. Disini, tentunya memudahkan untuk mengawasi tim Anda selama proses pengembangan software. 

2. Komunikasi yang Lebih Mudah

Tidak dipungkiri bila mempercayakan In-House memang akan memudahkan dalam hal komunikasi. Tim internal yang berada di dalam organisasi yang sama tentunya dapat meningkatkan komunikasi menjadi lebih lancar, sehingga mempercepat pengambilan keputusan untuk proyek software bisnis Anda.

3. Kepemilikan Penuh

Dan kelebihan yang terakhir adalah semua aset intelektual dan kode sumber sepenuhnya menjadi milik perusahaan Anda. Sebenarnya outsourcing juga bisa memberikan sepenuhnya, namun terkadang dibutuhkan waktu dan proses yang sedikit lebih lama saja.

Kekurangan In-House Development

Kedua adalah mengenai apa saja kekurangan bila memilih In-House Development untuk pengembangan software bisnis Anda, berikut ini ulasannya:

1. Biaya yang Lebih Tinggi

Perlu untuk Anda ketahui bila In-House biasanya akan memakan biaya lebih mahal, karena Anda harus membayar gaji, insentif, dan biaya overhead lainnya. Maka dari itu, Anda harus estimasi biaya yang dihabiskan untuk pengembangan akan lebih efektif menggunakan In-House atau outsourcing.

2. Keterbatasan Keahlian

Kekurangan kedua adalah tim internal mungkin tidak memiliki keahlian khusus yang diperlukan untuk proyek tertentu, dimana hal ini bisa saja menghambat proses pengembagan software karena dibutuhkan waktu untuk transisi dalam mempelajari kebutuhan proyek.

3. Waktu yang Dibutuhkan

Dan yang terakhir adalah proses rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan perangkat lunak in-house bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Jadi, bila bisnis Anda membutuhkan software dalam jangka waktu dekat, mungkin mempercayakan In-House bukanlah pilihan yang tepat.

Kelebihan Outsourcing Development

Lalu, bagaimana dengan kelebihan Outsourcing? Untuk Anda yang sedang mempertimbangkan outsourcing untuk mengembangkan software bisnis Anda, perlu ketahui hal-hal berikut ini:

1. Biaya yang Lebih Rendah

Bila In-House akan memakan biaya yang tinggi, berbeda dengan outsourcing, dimana dapat mengurangi biaya pengembangan karena Anda hanya membayar layanan yang Anda butuhkan saja.

2. Keahlian Khusus

Anda juga tidak perlu khawatir, karena outsourcing biasanya akan memberikan tim yang memiliki keahlian dan pengalaman sesuai dengan proyek Anda, sehingga tidak perlu lagi melatih tim internal.

3. Fleksibilitas

Kelebihan terakhir adalah Anda dapat dengan cepat menyesuaikan ukuran tim atau mengubah arah proyek sesuai dengan kebutuhan. Namun hal ini tentunya sudah disepekati dari awal, ya!

Kelemahan Outsourcing Development

Setelah membahas kelebihan, tentunya ada kekurangan yang perlu Anda ketahui untuk jadi bahan pertimbangan. Untuk itu, berikut beberapa kelemahan dari outsourcing development:

1. Kontrol yang Lebih Terbatas

Anda mungkin memiliki kendali yang lebih sedikit atas proyek, terutama jika tim pengembangan berlokasi di luar negeri.

2. Tantangan dalam Komunikasi

Perbedaan bahasa dan budaya bisa menjadi hambatan komunikasi jika tidak dikelola dengan baik.

3. Masalah Keamanan Data

Outsourcing dapat meningkatkan risiko keamanan data jika tidak ada langkah-langkah yang tepat untuk melindungi informasi sensitif Anda.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui bila ingin mengembangkan software, dan masih bingung untuk memilih In-House atau outsourcing development. Tentu keduanya memiliki kelebihan masing-masing yang bisa Anda sesuaikan saja dengan kebutuhan proyek bisnis Anda.


Bagikan Artikel Ini

Vodjo